Jumat, 30 Oktober 2020

Gadis Penjual Password Raup Rp 163.000 Tiap Jam

Gadis pedagang Password raup Rp 163.000 tiap jam. Seorang gadis belia yang masih duduk di kursi SD, Mira Modi berhasil meraup pundi-pundi uang dari bisnis memasarkan password. Hal itu terus dijadikan potensi bisnis oleh Mira Modi, gadis 11 tahun asal New York, AS. Modi memberikan jasa pengerjaan password dengan jaminan keamanan yang mumpuni. Caranya dengan menciptakan sendiri passphrase alias password panjang yang biasanya terdiri dari 20-40 abjad. Passphrase dihasilkan lewat mekanisme yang biasa disebut sebagai "diceware". Mekanisme itu mempergunakan enam segi dadu yang dilempar sehingga menciptakan lima angka secara acak. Kelima angka lantas dicocokkan dalam daftar berisi lebih dari 7.000 kata pendek dalam bahasa Inggris. Misalnya "21124" mempunyai arti kata "clip". Enam kata yang dihasilkan itu kemudian digabung sehingga menjadi kesatuan passphrase. Bunyinya bisa sangat acak dan tidak nyambung, seperti "ample banal bias delta gist latex". Password panjang ini pun sukar ditebak oleh orang lain, namun mudah diingat oleh sang empunya. "Konsep ini pada dasarnya menciptakan password yang super-aman. Saya rasa sahabat-teman aku tak mengerti. Namun, menurut saya ini keren," kata Modi. Modi bisa meraup penghasilan sekitar 12 dollar AS per jam atau Rp 163.000 dengan berjualan passphrase lewat situs online miliknya, masing-masing dengan harga 2 dollar AS. Angka itu lebih tinggi dibandingkan kriteria upah minimum di new york 8,75 dollar AS atau setara Rp 119.000-an per jam di New York, AS, kawasan beliau tinggal. Ide yang ditekuni Modi ini timbul dari sang ibunda, Julia Angwin, yang merupakan jurnalis ProPublica. dikala itu, Angwin meminta Modi untuk membuat passphrase diceware untuk keperluan observasi. Setelah itu, Modi terinspirasi menciptakan usaha kecil menggunakan mekanisme tersebut. Siswi yang masih duduk di kursi Sekolah Dasar tersebut ingin dapat duit tambahan. "Saya ingin memublikasikan ini sebab saya bukan orang kaya. Saya rasa akan mengasyikkan punya situs sendiri," kata beliau. Setiap menerima pesanan password, Modi menggunakan dadu untuk mengacak angka dan menyaksikan daftar kata pada diceware. Ia menulisnya pada secarik kertas, lalu mencocokkan rangkaian tersebut. Terakhir, Modi mengirimkan pesanan password ke pemesan lewat layanan pos.
Sumber https://sirobotdroid.blogspot.com


EmoticonEmoticon